Sabtu, 23 Maret 2019

Perspective on Internet Use

INTERNET MENJADI TEMAN BAGI MANUSIA

PERKEMBANGAN Imu Pengetahuan dan Teknologi           
Perkembangan Imu Pengetahuan dan Teknologi bergerak sangat cepat, sehingga perlu ditanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapinya sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Dalam menghadapi IPTEK( ilmu pengetahuan dan teknologi) masyarakat Indonesia harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan memanfaatkanya.
Dalam menghadapi era teknologi modern dan Industrialisasi, maka dituntut adanya keahlian untuk menggunakan, mengelola, dan senantiasa menyesuaikan dengan teknologi- teknologi dan ilmu pengetahuan yang baru. Selain itu sikap mental dan nilai harus terarah juga. Kesadaran yang timbul di sebagian negara, mengenai akibat- akibat yang ditimbulkan teknologi memang dapat dimengerti.  Mereka mulai mempersonalkan nilai- nilai yang dipakai oleh masyarakat yang di negara berkembang sebaiknya dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu perlu sekali negara berkembang mempercepat proses pemindahan teknologi. Hal ini hanya dapat berjalan jika negara tersebut telah dapat memanfaatkan teknologi yang dikembangkan negara maju dan dipakai oleh negara yang sedang berkembang.
Dengan memamafaatkan berbagai teknologi akan banyak mamfaat yang bisa di dapatkan oleh manusia. Banyak dari sektor kehidupan manusia yang membutuhkan dorongan dari berbagai kemajuan atau perkembangan teknologi untuk mencapai kemajuan. Dengan berkembangnya IPTEK , kehidupan manusia akan lebih berkembang dan maju serta bisa menciptakan berbagai hal baru yang didapatkan dengan memamfaatkan teknologi yang sudah ada. 

BUDAYA DAN TEKNOLOGI
Budaya zaman dahulu dengan budaya zaman sekarang, sangat berbeda sekali. Untuk melakukan sesuatu pekerjaan kita menggunakan bahan seadanya. Contohnya pada zaman dulu jika kita ingin mengirim surat, kita harus menyiapkan kertas, pulpen, amplop, lem dan perangko. Kemudian kita menulisnya dengan tangan,lalu memasukkannya kedalam amplop dan menuliskan alamat yang dituju yang disertakan perangko. Setelah itu kita pergi ke kantor pos untuk mengirimnya. Agar surat itu sampai ke orang yang kita tuju, harus memakan waktu hingga 3 hari.
Beda halnya dengan zaman sekarang, untuk mengirim surat, kita bisa mengirim lewat email dengan memakan waktu beberapa menit saja sampai kepada orang yang kita tuju. Itulah canggihnya teknologi pada abad 21 sekarang ini. Tidak hanya mengirim surat yang menjadi instan, tetapi semuanya yang kita kerjakan pasti dibantu dengan teknologi.
Dampak perkembangan teknologi informasi terhadap jati diri budaya bangsa Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat memang memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengakses secara real-time informasi terkini yang terjadi di belahan dunia manapun dan tidak ada batasan sama sekali (borderless).Namun demikian, di sisi yang lain ternyata perkembangan IT dapat berbahaya karena dikhawatirkan dengan begitu kencangnya aliran informasi tersebut dapat menyebabkan jati diri dan budaya bangsa ikut luluh lantak terbawa arus.Memang di setiap kisi-kisi kehidupan terdapat dua hal yang saling berseberangan. Ibarat dua sisi mata uang, akibat dari suatu perkembangan hidup dapat menyebabkan kebaikan dan keburukan. Oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan rohani – di samping kecerdasan jasmani – sehingga kemajuan yang dicapai oleh umat manusia dapat diseleraskan dan diarahkan kepada kepentingan bersama dan lebih diutamakan untuk hasil yang positif. Teknologi akan terus digunakan terus sepanjang masa dan akan terus mengalami kemajuan kemajuan untuk menjadi yang lebih baik lagi. Dalam penggunaanya, kemajuan IPTEK memiliki berbagai mamfaat untuk segala sektor atau pekerjaan manusia. Dengan IPTEK akan banyak hal yang dicapai unutk menjadi lebih baik lagi dan mendapatkan keuntungan dari berbagai pihak. Berikut adalah contoh kasus yang berdampak langsung terhadap kehidupan saya, diantaranya contoh Kasus internet bisa dijadikan sebagai teman manusia
1.      Contoh kasus nya itu pada pengambilan uang pensiunan yang ada di Indonesia. Pengambilan uang pensiunan pada saat ini sudah menggunakan akes internet dan sistem online. Kebetulan ayah saya pensiunan, sebagai anak penerus milenial saya memginginkan ayah saya menggunakan teknologi yang sudah disediaan karena tahu jika pontang panting dan antri ke bank takit nya kecapean, makanya saya menyarankan agar menggunakan fasilitas tersebut. Dengan adanya perkembangan tersebut orang tua saya terbantu, sehingga kita tidak perlu repo—repot melakukan aktivitas yang kita anggap berat atau menyusahkan
2.      Orang-orang ini dapat dengan mudah menemukan orang lain seperti mereka di seluruh negeri dan di seluruh dunia , memberikan dukungan dan kesempatan untuk mengurangi kesepian atau rendah diri serta tidak dapat menunjukan ekspresi mereka. Pengguna internet merasa bahwa internet telah sedikit meningkatkan jumlah komunikasi seseorang menjadi secara teratur dihubungi , dan meluasnya komunikasi dengan keluarga dan teman-teman. Selain itu internet merangkul orang—orang yang mempunyai kesenangan/hobi tertentu.
3.      Waktu yang digunakan lebih efisien dalam mendapatkan maafaatnya, seperti informasi dan tentunya informasi yang di dapat bisa lebih akurat. Dan mamfaat ini masih berhubungan dengan dampak pada pengambilan uang pensiunan yang ada di Indonesia. Bisa meminimalisir waktu kepada siapapun.
Tertapi di satu sisi ada kebudayaan yang menolak adalah perkembangan tersebut seperti masyarakat pedalaman Papua yang masih sangat tradisional dan tidak melek teknologi. Mereka masih merasa asing akan teknologi dan selalu mempertahankan nilai-nilai tradisional. Hal ini menyebabkan mereka kehilangan kesempatan untuk berpartisipasi dalam internet.
Jadi dengan kata lain kita dapat menggangap bahwa internet jika di lihat dalam nilai atau sikaf positif memang banyak sekali kegunaannya bagi kelancaran dalam melakukan sebuah aktivitas, namun memang pada dasarnya tidak semua aktivitas dapat menggunakan internet tetapi keunggulan tersendiri bagi sebagian orang yang menggunakan yaitu dengan kemudahannya dalam segala sisi.

Daftar Pustaka 
Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone. 2006. Handbook of New Media : Social Shaping and Social Consquences of ITCs. London : Sage Publication Ltd. Chapter 4 Perspective on Internet Use : Acces, Involvement and Interaction



Tidak ada komentar:

Posting Komentar